Chōdenji Machine Voltes V

Robot Soul of Chogokin GX-31SP Voltes V 50th Chogokin Anniversary adalah model koleksi yang didasarkan pada robot raksasa dari serial anime klasik Jepang berjudul “Chōdenji Machine Voltes V” (超電磁マシーン ボルテスV), yang lebih dikenal sebagai Voltes V.

Berikut adalah ringkasan kisah dan film (anime) dari robot tersebut:

 

1. Latar Belakang

  • Judul Jepang: Chōdenji Machine Voltes V (Super Electromagnetic Machine Voltes V).
  • Tahun Rilis: Pertama kali ditayangkan di Jepang pada tahun 1977 (ini yang menjadi dasar perayaan 50th Chogokin Anniversary).
  • Genre: Super Robot dan bagian dari “Robot Romance Trilogy” yang disutradarai oleh Tadao Nagahama (bersama dengan Combattler V dan Daimos).
  • Jumlah Episode: 40 episode.

2. Kisah Utama

Kisah Voltes V berlatar belakang di Bumi ketika diserang oleh ras alien yang misterius dan kuat dari Planet Boazan.

Ancaman:

  • Kekaisaran Boazan: Sebuah peradaban alien yang menganut sistem kasta yang kejam. Bangsawan adalah mereka yang terlahir dengan tanduk di kepala, sementara mereka yang tidak bertanduk diperlakukan sebagai budak.
  • Musuh Utama: Dipimpin oleh Pangeran Heinell (Prince Heinel) dan Jenderal-Jenderal Boazan lainnya, mereka melancarkan invasi ke Bumi menggunakan robot raksasa yang dikenal sebagai Beast Fighters (Monster Mekanik).

Pahlawan:

  • Untuk mempertahankan Bumi, diciptakanlah robot raksasa Voltes V di bawah komando basis rahasia Camp Big Falcon.
  • Voltes V dikendalikan oleh lima pilot muda yang sangat terlatih dan memiliki ikatan kuat:
    1. Kenichi Gō (Volt Cruiser/Kepala): Pemimpin tim.
    2. Ippei Mine (Volt Bomber/Lengan): Mantan juara rodeo.
    3. Daijirō Gō (Volt Panzer/Badan & Dada): Saudara Kenichi, ahli strategi.
    4. Megumi Oka (Volt Frigate/Kaki): Satu-satunya anggota wanita, ahli beladiri.
    5. Hiyoshi Gō (Volt Lander/Kaki): Saudara Kenichi, si jenius muda.

Voltes V terdiri dari lima pesawat terpisah yang dapat bergabung menjadi satu robot raksasa dengan teriakan ikonik “Let’s Volt In!”. Senjata pamungkasnya adalah Heavenly Sword (Tenkū Ken).

Alur Cerita Lengkap CHŌDENJI MACHINE VOLTES V (40 Episode)
Busur 1: Invasi dan Pertahanan Bumi (Episode 1–25)

Latar Belakang dan Kedatangan Musuh:

  • Episode 1–5: Planet Bumi diserang oleh armada Kekaisaran Boazan, yang dipimpin oleh Pangeran Heinell dan tangan kanannya, Jenderal Garuda. Serangan mereka menggunakan monster mekanik (Beast Fighters) yang kuat.
  • Voltes V Aktif: Di Camp Big Falcon yang tersembunyi, Tim Voltes V yang terdiri dari tiga bersaudara Gō (Kenichi, Daijirō, Hiyoshi), Ippei Mine, dan Megumi Oka, mengaktifkan robot gabungan mereka, Voltes V. Mereka berhasil memukul mundur gelombang invasi awal.
  • Pertarungan Rutin: Sebagian besar episode awal berfokus pada kedatangan monster-monster baru dari Boazan yang harus dilawan oleh Voltes V. Setiap robot harus dikalahkan dengan strategi unik, seringkali diakhiri dengan serangan pamungkas Heavenly Sword (Tenkū Ken).
  • Misteri Ayah Gō: Para Gō bersaudara terus mencari ayah mereka, Professor Kentarō Gō (pencipta Voltes V), yang menghilang bertahun-tahun sebelumnya. Mereka hanya tahu bahwa ayah mereka dicap sebagai pengkhianat.
  • Intrik di Pihak Musuh: Jenderal Garuda yang selalu gagal dalam misinya mulai merasa terancam oleh kegagalan yang berulang.

Puncak Busur 1:

  • Pengkhianatan Garuda: Setelah serangkaian kegagalan, Garuda dieksekusi atau dihukum berat oleh Kekaisaran Boazan.
  • Pangeran Heinell Mengambil Alih: Pangeran Heinell semakin menunjukkan ambisinya dan mengambil alih komando penuh.

 

Busur 2: Identitas Terungkap dan Kebenaran Boazan (Episode 26–36)

Terbongkarnya Rahasia Besar:

  • Identitas Ayah: Terungkap bahwa Professor Kentarō Gō sebenarnya adalah La Gour, pewaris takhta Planet Boazan yang terlahir tanpa tanduk. Dia melarikan diri ke Bumi setelah revolusi budak yang gagal dan ancaman dari Kaisar Zambajil (Kaisar Boazan).
  • Sistem Kasta Boazan: Tim Voltes V, melalui berbagai kontak dan kilas balik, mempelajari sistem kasta di Boazan: kaum bertanduk (bangsawan) yang kejam memperbudak kaum tidak bertanduk (rakyat jelata/budak).
  • Munculnya Sekutu: Muncul karakter-karakter Boazan yang bertanduk namun baik hati atau tidak bertanduk yang menjadi sekutu Tim Voltes, termasuk beberapa karakter yang membantu Dr. Gō melarikan diri.

Krisis dan Perkembangan Karakter:

  • Professor Gō Muncul Kembali: Dr. Gō (La Gour) berhasil melarikan diri dari penjara Boazan dan kembali ke Bumi. Dia mengungkapkan semua kebenaran kepada anak-anaknya.
  • Perubahan Takdir Ippei dan Megumi: Karakter Ippei dan Megumi mendapat momen penting dalam pengembangan kisah, dengan Ippei menyelesaikan dendam masa lalunya dan Megumi yang berhadapan dengan krisis kepercayaan.
  • Pangkalan Bergerak: Pangkalan Big Falcon ditingkatkan menjadi pangkalan udara bergerak berkat senjata baru Solar Bird (Pesawat Matahari).

Perjuangan Melawan Jenderal Baru:

  • Kaisar Zambajil Mengirim Jenderal Baru: Karena kegagalan Heinell, Kaisar Zambajil mengirim komandan lain (seperti Jenderal Doir dan Zuhl) untuk memastikan kemenangan, memicu persaingan internal di pihak musuh.

 

Busur 3: Revolusi dan Pertempuran Terakhir (Episode 37–40)

Keputusan Akhir:

  • Misi ke Boazan: Tim Voltes V memutuskan bahwa membela Bumi tidak cukup; mereka harus mengakhiri tirani di sumbernya. Mereka menggunakan Big Falcon dan Solar Bird untuk melakukan perjalanan ke Planet Boazan.
  • Revolusi Dimulai: Setibanya di Boazan, Voltes V bergabung dengan pasukan pemberontak Boazan yang tidak bertanduk untuk memulai revolusi skala penuh melawan istana Kaisar Zambajil.

Klimaks Emosional:

  • Kebenaran Pangeran Heinell: Terungkap plot twist paling dramatis: Pangeran Heinell sebenarnya adalah anak kandung dari Professor Kentarō Gō (La Gour) dari istri Boazan pertamanya (Lozaria). Ini menjadikan Heinell sebagai kakak tiri dari Kenichi, Daijirō, dan Hiyoshi. Heinell, yang selama hidupnya berjuang untuk diakui sebagai bangsawan Boazan yang setia, adalah seorang half-breed (campuran) yang berusaha menutupi fakta bahwa dia tidak bertanduk saat lahir.
  • Pertarungan Saudara: Heinell merasa dikhianati dan marah karena dia telah bertarung melawan saudara-saudaranya sendiri.

Pertarungan Terakhir (Episode 40 – The Crumbling Tower of Evil):

  • Kaisar Zambajil Tewas: Tim Voltes V dan pasukan revolusioner menghadapi Kaisar Zambajil di istananya. Sang Kaisar akhirnya dikalahkan, mengakhiri rezim tirani dan sistem kasta.
  • Nasib Heinell: Dalam adegan paling klimaks dan dramatis, Pangeran Heinell bertarung satu lawan satu dengan Kenichi Gō. Di akhir pertarungan, Heinell mengorbankan dirinya dengan heroik (atau tewas dalam duel) setelah menyadari takdirnya. Ia gugur sebagai pahlawan tragis yang terlambat menemukan keluarganya dan kebenaran.
  • Akhir Cerita: Revolusi berhasil, dan Planet Boazan dibebaskan dari tirani. Professor Kentarō Gō (La Gour) kembali menjadi pemimpin sah di Boazan, berjanji untuk membangun masyarakat yang adil. Tim Voltes V menyelesaikan misinya dan kembali ke Bumi.

Link video series lengkap: https://archive.org/details/choudenji-machine-voltes-v_20230523/Choudenji_Machine_Voltes_V_01.mp4
Tertarik untuk memiliki robot ini? Jelajahi detail dan lakukan pembelian melalui tautan resmi kami. YUK!!